Palu – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam menjaga kedekatan dengan kalangan ulama melalui kegiatan ziarah ke makam pendiri Alkhairaat, Habib Sayed Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, di kompleks Masjid Alkhairaat, Ahad (29/3).
Ziarah tersebut dipimpin langsung Ketua DPW PKB Sulteng, H. Risharyudi Triwibowo, dan diikuti jajaran pengurus tingkat provinsi hingga Kota Palu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga tradisi penghormatan terhadap tokoh ulama.
Risharyudi yang akrab disapa Bowo menegaskan, ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen PKB dalam merawat hubungan historis dan spiritual dengan para ulama.
“PKB lahir dari rahim ulama, sehingga sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk terus menjaga hubungan dengan tokoh-tokoh seperti Guru Tua. Ini bukan hanya tradisi, tetapi juga arah perjuangan,” ujarnya.
Menurutnya, sosok Guru Tua memiliki peran besar dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan umat, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Momentum ziarah ini juga berdekatan dengan peringatan Haul Guru Tua yang rutin digelar setiap tahun dan selalu dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Bowo menilai, haul tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga sarana memperkuat ikatan antara masyarakat, ulama, dan lembaga pendidikan Alkhairaat.
“Haul Guru Tua bukan sekadar mengenang, tetapi juga menguatkan komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam membangun umat yang berilmu dan berakhlak,” katanya.
DPW PKB Sulteng berharap, melalui kegiatan ini, nilai-nilai perjuangan Guru Tua dapat terus menjadi landasan dalam kehidupan sosial dan politik, sekaligus memperkuat sinergi antara partai politik dan kalangan ulama di daerah.*