Wagub Reny: Program 9 BERANI Terbuka untuk Dikritik

waktu baca 3 menit
Jumpa pers pencapaian program 9 BERANI di Kantor Bappeda Sulteng. (FOTO: Fahril/Infosulteng.id)

Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen menjalankan Program 9 BERANI secara transparan dan terbuka terhadap kritik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Reny saat membuka kegiatan jumpa pers pencapaian program BERANI bersama media yang digelar di kantor Bappeda Provinsi Sulteng di Palu, Senin, 6 Juli 2026.

Reny menegaskan forum tersebut menjadi wadah bagi pemerintah untuk menyampaikan capaian berbagai program prioritas, sekaligus menerima masukan dari masyarakat melalui media.

“Melalui forum ini kami ingin menyampaikan secara terbuka progres program-program pemerintah. Kalau memang ada yang kurang, sampaikan kepada kami. Kami sangat menerima kritik dan saran untuk perbaikan,” ujar Reny.

Menurut Reny, media memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap insan pers tetap menyajikan informasi secara profesional, objektif, sekaligus memberikan masukan yang membangun bagi pemerintah daerah.

Reny menjelaskan, Program 9 BERANI bukan sekadar slogan politik, melainkan komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik di berbagai sektor.

Pada sektor pendidikan melalui BERANI Cerdas, Pemprov Sulawesi Tengah telah memberikan bantuan pendidikan kepada 23.568 penerima sejak diluncurkan pada April 2025. Program tersebut membiayai uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa jenjang S1, serta beasiswa S2 dan S3 yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Sementara melalui BERANI Sehat, pemerintah memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang belum memiliki atau BPJS Kesehatannya tidak aktif. Reny menyebut masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan, khususnya di ruang perawatan kelas III, melalui skema BERANI Sehat.

Di sektor infrastruktur, Program BERANI Lancar difokuskan pada pembangunan jalan melalui skema multiyears hingga 2029. Menurutnya, kebijakan tersebut diambil karena adanya efisiensi anggaran, sehingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap namun tetap berkelanjutan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga menjalankan Program BERANI Menyala untuk memperluas akses listrik di desa-desa yang belum teraliri listrik, BERANI Makmur melalui bantuan bagi sektor pertanian dan perikanan, BERANI Harmoni melalui pembangunan rumah layak huni, BERANI Sejahtera untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta BERANI Berkah yang mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Reny mengungkapkan sejumlah daerah di Indonesia telah datang ke Sulawesi Tengah untuk mempelajari implementasi Program BERANI Sehat. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, bukan semata-mata keberhasilan kepala daerah.

Dia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Gubernur Anwar Hafid memiliki pembagian tugas yang jelas dan bekerja secara solid sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami bekerja keras untuk Sulawesi Tengah. Tidak ada yang kami sembunyikan. Kalau ada kekurangan, silakan sampaikan langsung kepada kami atau kepada kepala perangkat daerah. Kami ingin terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Reny juga meminta jajaran pemerintah memperkuat penyebarluasan informasi publik melalui infografis yang menarik, akurat, dan mudah dipahami masyarakat agar berbagai capaian pembangunan dapat diketahui secara luas.

Mengakhiri sambutannya, Reny mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk terus bersinergi mengawal pelaksanaan Program 9 BERANI agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah. RIL

Tinggalkan Balasan