Target PAD MBLB Donggala Dinaikkan Jadi Rp90 Miliar
DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 naik menjadi Rp90 miliar. Keputusan ini diambil dalam rapat pembahasan bersama antara DPRD Donggala dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Kepala BPKAD Donggala, Yeni, menjelaskan bahwa realisasi penerimaan MBLB hingga saat ini telah mencapai Rp54 miliar atau sekitar 46 persen dari target sebelumnya yang sebesar Rp80 miliar. Melihat potensi yang masih tersisa di sisa lima bulan tahun anggaran, Pemda optimistis target dapat ditingkatkan.
“Kalau melihat capaian per Juli ini dan waktu yang tersisa, kami memandang sangat mungkin target MBLB dinaikkan menjadi Rp90 miliar. Itu juga atas permintaan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” ujar Yeni dalam rapat pembahasan APBD Perubahan, akhir pekan lalu.
Namun di balik optimisme ini, sejumlah catatan penting disampaikan oleh legislatif. Wakil Ketua II DPRD Donggala, Azis Rauf, menyoroti persoalan piutang yang besar dari perusahaan-perusahaan pengelola MBLB. Ia menyebutkan, dari 41 perusahaan aktif, masih banyak yang belum menyelesaikan kewajibannya.
“Piutang dari sektor MBLB ini sangat besar, mencapai sekitar Rp95 miliar pada 2024. Pertanyaannya, kenapa perusahaan-perusahaan ini tetap beroperasi sementara mereka punya tunggakan?” kata Azis.
Azis menduga ada kelemahan dalam sistem penagihan dan administrasi penerimaan daerah. Bahkan, ia membuka kemungkinan bahwa ada penerimaan yang sebenarnya telah dibayarkan oleh perusahaan, namun belum tercatat masuk ke kas daerah.ADK
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








