BUOL – Ketua Yayasan Insan Cita (ICI) Sulawesi Tengah Dr. hj. Nilam Sari lawira, SP., MP, juga merupakan Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Tengah dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Buol telah melaksanakan sosialisasi tentang bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba kepada kalangan Pelajar SMA dan SMK. Kegiatan tersebut di laksanakan di 2 lokasi yang berbeda yakni halaman SMKN 1 Biau Dan SMAN 1 Biau, Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol. (24/01/23)

Pada kegiatan sosialisasi tersebut juga di hadiri oleh, Iputu Ardikayana M.Psi, psikolog klinis penyuluh narkoba BNN Sulteng sebagai narasumber pemateri, serta para guru dan siswa.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan Insan Cita (ICI) Sulawesi Tengah Dr. hj. Nilam Sari lawira, sp., MP, selaku narasumber memaparkan materi terkait dengan gambaran umum dampak bahaya penyalahgunaan narkoba, serta jenis – jenis narkoba dan efek yang ditimbulkan, proses rehabilitasi, serta peran pelajar dalam mendukung program memberantas narkoba.

Pernyataan Nilam Sari berkaitan dengan rilis Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulteng yang menyebutkan Sulteng berada di urutan nomer 4 dari 34 provinsi di Indonesia atas jumlah masyarakat yang terpapar narkoba.

“Penyuluhan tentang bahaya narkoba seperti ini sangatlah penting untuk kita semua karena berdasarkan data yang di berikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Propinsi Sulawesi Tengah bahwa Sulawesi Tengah berada di peringkat Ke-4 tingkat pengguna narkoba secara nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Berdasarkan Data BNN 27 % pengguna narkoba merupakan anak di bawah umur 15 sampai 24 tahun. Dominasi anak di usia yang masih sekolah menjadi pemakai narkoba karena meraka mudah terpengaruh dengan dunia luar yang masih mencari jati diri dan punya keingintahuannya besar.

“Sehingga harapanya terutama kepada para guru saya menitip pesan agar lebih memperhatikan anak didik siswa kita dengan mengajar penuh kasi sayang serta para guru merupakan ujung tombak dari masa depan para siswa yang akan menentukan masa depan,” tutupnya.(DI)