DONGGALA – Sekretaris DPRD Donggala, Ali menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2023 harus mengutamakan rasionalisasi belanja, Senin 13 Februari 2023.

“Jadi hasil dari Koordinasi di DPRD Kabupaten Maross mengenai Pengelolaan keuangan di Kabupaten Maros untuk APBD 2023 menitikberatkan tema “Rasionalisasi Belanja, dan itu wajib diterapkan pemerintah daerah dalam situasi sekarang,”tuturnya.

Kata dia, sumber-sumber pendapatan asli daerah, begitu pula dengan pendapatan transfer yang tidak menentu. Pada saat kegiatan Rapat KUA  PPAS telah di serahkan Rancangan kebijakan Umum dan rancangan tersebut merupakann Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023.

Lanjutnya, penyerahan ini sebagai suatu langkah percepatan penyusunan Rancangan APBD. Dalam KUA-PPAS tersebut, target PAD sebesar Rp267 miliar. Sedangkan pendapatan transfer sebesar Rp1,1 triliun lebih. Belanja operasi dianggarkan sebesar Rp1,02 triliun.

“Belanja daerah dititikberatkan kepada prioritas pembangunan. Dan diharapkan semua perangkat daerah efisien dan efektif, serta proporsional. Harus memprioritaskan alokasi belanja daerah pada program dan kegiatan yang memiliki dampak kuat, penerimaan pembiayaan Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp22,7 miliar. Pengeluaran pembiayaan Rp2 miliar yang merupakan penyertaan modal pemerintah daerah. Serta pembiayaan netto -Rp20,7 miliar,”jelasnya.TIM