INFOSULTENG.ID, Banyuwangi – Sebagai bentuk respons cepat terhadap tenggelamnya KM Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Jasa Raharja melakukan kunjungan kerja langsung ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (3/7).
Kunjungan ini dipimpin oleh Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, didampingi Kepala Divisi Pelayanan dan TJSL, Hervanka Tri Dianto.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh korban kecelakaan memperoleh hak santunan dan jaminan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen nyata Jasa Raharja sebagai representasi negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat. Kami pastikan penanganan korban dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan,” ujar Dewi Aryani Suzana.
Sebagai BUMN yang mengemban amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, Jasa Raharja terus mengambil langkah proaktif, termasuk menjalin koordinasi erat dengan rumah sakit, keluarga korban, dan instansi terkait di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Jasa Raharja juga menyampaikan perkembangan penanganan korban secara langsung kepada Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Dirjen Perhubungan Darat Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan, serta Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto. Mereka bersama-sama meninjau posko evakuasi serta memastikan sistem pelayanan berjalan secara akuntabel dan responsif.
“Penanganan korban bukan hanya soal santunan, melainkan juga bentuk kehadiran negara melalui pelayanan publik yang humanis dan berbasis kolaborasi lintas lembaga,” tambah Dewi.
Saat ini, proses evakuasi masih berlangsung dan melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI/Polri, Syahbandar, KPLP, ASDP, dan instansi lainnya.
Menteri Perhubungan juga telah menginstruksikan percepatan pencarian dan pertolongan korban, serta memerintahkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan.
Diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu malam (2 Juli 2025) dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Bali.
Menyikapi kejadian ini, Kepala Jasa Raharja Wilayah Jawa Timur Tamrin Silalahi dan Kepala Kantor Jasa Raharja Wilayah Bali Benyamin Bob Panjaitan bersama jajarannya langsung turun ke lapangan untuk mempercepat proses penanganan.
Langkah cepat dan sinergis ini menunjukkan komitmen Jasa Raharja dalam memperkuat kerja sama lintas instansi demi pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.
“Pelayanan terbaik tidak semata soal pemberian santunan, tapi juga soal kecepatan dan kualitas koordinasi antarinstansi,” tutup Dewi.*