Jasa Raharja Dukung Transportasi Publik Berkeselamatan, Paparkan Program di EASTS 2025

waktu baca 2 menit
Focus Group Discussion (FGD) Jasa Raharja bertajuk Strategi Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum Menuju Transportasi Berkeselamatan. (FOTO: JASA RAHARJA)

Surakarta – PT Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan transportasi publik dengan berpartisipasi pada Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum Menuju Transportasi Berkeselamatan.

Acara ini menjadi salah satu side event dari East Asia Society for Transportation Studies (EASTS) Conference ke-16 yang berlangsung di Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

FGD yang digelar oleh Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menghadirkan lima narasumber dari kalangan pemerintah, praktisi, dan pelaku usaha transportasi.

Salah satunya adalah Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, yang memaparkan materi bertema Sosialisasi Program Keselamatan Nasional dalam Rangka Mendukung Tercapainya Transportasi Berkeselamatan.

Dalam paparannya, Dewi menegaskan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya sebatas memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga aktif mendukung upaya pencegahan kecelakaan berbasis data melalui kolaborasi lintas sektor.

“Jasa Raharja memperluas kontribusinya dengan mengintensifkan Forum Keselamatan Lalu Lintas bersama para pemangku kepentingan sesuai 5 Pilar RUNK. Semua ini dilakukan agar penyelenggaraan transportasi publik di Indonesia semakin aman dan berkeselamatan,” ujar Dewi.

Dewi juga mengungkapkan bahwa Jasa Raharja menjalankan action plan keselamatan transportasi, khususnya untuk angkutan umum bus dan truk. Fokus utamanya mencakup penelitian dan evaluasi, peningkatan kelayakan pengemudi dan awak angkutan umum, serta perbaikan standar armada.

Hasilnya, jumlah korban kecelakaan bus dan truk berhasil turun 33,34 persen, sementara nilai santunan menurun 27,55 persen hingga Juli 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

FGD ini menjadi forum penting yang mempertemukan regulator, operator, hingga pengguna jasa transportasi dalam merumuskan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK-PAU) yang lebih efektif.

“Keselamatan transportasi publik adalah tanggung jawab bersama. Jasa Raharja selalu siap mendukung berbagai inisiatif maupun kebijakan demi menciptakan sistem transportasi yang selamat dan berkelanjutan,” tegas Dewi.

Partisipasi Jasa Raharja dalam EASTS 2025 menegaskan konsistensi perusahaan dalam mengedepankan keselamatan transportasi nasional sekaligus memperkuat semangat kolaborasi untuk menghadirkan transportasi publik yang aman bagi seluruh masyarakat.*

Tinggalkan Balasan