DONGGALA— Pemerintah Kabupaten Donggala mulai menyusun langkah strategis menuju visi pembangunan jangka panjang “Donggala Emas 2045”. Hal itu disampaikan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni dalam sambutan pada Paripurna Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Donggala 2025-2029.

Bupati Vera menyampaikan bahwa pembahasan rancangan awal RPJMD 2025–2029 menjadi titik awal penting dalam merancang arah pembangunan lima tahun ke depan.

“Proses ini merupakan tahapan strategis sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025,” ujar Vera, Senin (4/8/2025).

Menurut Vera, RPJMD merupakan penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah yang memuat arah kebijakan pembangunan daerah serta kerangka pendanaan indikatif selama lima tahun. Dokumen ini disusun berdasarkan sejumlah pedoman perencanaan nasional dan provinsi, seperti RPJPD, RPJMN, dan RTRW, agar pelaksanaannya selaras dan terpadu.

“RPJMD ini adalah tahap awal dari pelaksanaan RPJPD Donggala 2025–2045, yang menjadi fondasi bagi terwujudnya Donggala Emas 2045,” ujarnya.

Bupati Vera mengusung visi Donggala Sejahtera, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan, yang diterjemahkan dalam lima misi utama: pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan, pemberdayaan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, transformasi tata kelola pemerintahan, serta penguatan identitas budaya dan kualitas sumber daya manusia.

Lima misi tersebut dijabarkan dalam program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beberapa di antaranya yakni penataan kawasan kota dan pengembangan pariwisata berbasis komunitas, program “Philips One Product” untuk mendorong ekonomi kreatif digital dan pertanian modern, pembangunan infrastruktur logistik yang terhubung dengan Ibu Kota Nusantara, hingga digitalisasi layanan publik melalui inisiatif “Bupati dan OPD Menyapa Desa”.

Pemkab Donggala juga merancang sejumlah program sosial seperti penyediaan seragam sekolah gratis, beasiswa untuk guru dan tenaga kesehatan, serta penguatan kurikulum berbasis budaya lokal.

“Kita tidak hanya merespons kebutuhan hari ini, tetapi juga membangun ketahanan dan daya saing jangka panjang,” kata Vera.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peran DPRD sebagai mitra strategis dalam penyusunan RPJMD agar dokumen yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah, DPRD, dan masyarakat untuk memberikan masukan yang konstruktif demi terwujudnya perencanaan yang inklusif, partisipatif, dan akuntabel,” ujar Vera.

Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk menjaga semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun Donggala yang lebih sejahtera, maju, dan berkelanjutan. “Semoga Allah SWT membimbing setiap langkah kita dalam mewujudkan cita-cita besar Donggala Emas 2045.”ALB