Palu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Rezki Hardianti Ramadhani, melaksanakan penjaringan aspirasi masyarakat atau reses Caturwulan II, di Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 16 Juli 2025.

Dalam penyampaiannya, Rezki mengajak warga untuk menyampaikan aspirasi sebisa mungkin. Sebab, Dia berharap reses yang dilakukannya bisa menjadi wadah masyarakat bersuara.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyuarakan persoalan infrastruktur, keamanan, kesejahteraan ekonomi, hingga kebutuhan dasar seperti lahan pekuburan dan alat pengeras suara.

Seorang warga dari wilayah Cendana 1 menyoroti minimnya penerangan jalan di wilayah tersebut.

“Lampu jalan belum ada, hanya lampu rumah warga yang seadanya,” katanya.

Aspirasi serupa disampaikan warga dari RT 2 RW 8, Jalan Purnawirawan 3. Ia menyoroti masalah keamanan yang memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Seperti kasus pencurian tabung gas LPG beberapa minggu belakangan.

“Ini menandakan lemahnya sistem keamanan di lingkungan kami. Ronda malam memang ada, tapi kami rasa belum cukup tanpa dukungan pemerintah dan kerja sama dengan aparat kepolisian,” ujarnya.

Ia juga mengangkat persoalan daya beli masyarakat yang semakin melemah, meski program seperti pasar murah terus digelar.

“Pasar murah bukan solusi jika masyarakat tidak punya uang untuk belanja. Yang dibutuhkan adalah program-program nyata untuk meningkatkan ekonomi warga, seperti pelatihan atau bantuan untuk UMKM,” tegasnya.

Masalah lainnya datang dari kebutuhan lahan Tempat Pemakaman Umum. Salah seorang Ketua Rukun Warga (RW) menjelaskan bahwa Kelurahan Tatura Utara sudah tidak memiliki lahan pemakaman yang memadai.

Ia berharap agar anggota DPRD dapat membantu mencarikan solusi atau mengarahkan mereka ke instansi terkait untuk penyelesaian persoalan tersebut.

Tak kalah penting, warga juga mengusulkan pengadaan alat pengeras suara. Menurut keterangannya, berita duka dari berbagai kelurahan menyebabkan kebutuhan akan sound system meningkat, sementara saat ini mereka hanya mengandalkan pinjaman dari masjid setempat.

“Ini bisa jadi kendala ketika alat masjid dibutuhkan untuk salat, tapi masih dipakai di acara duka,” kata Ketua RW itu.

Mendengar aspirasi masyarakat terkait tidak adanya lampu penerangan di wilayah Cendana 1, Rezki menegaskan akan memberikan langsung bantuan berupa tiga bohlam atau lampu penerangan.

“Saya kasih bu setelah reses ini kita urus ya, nanti dari saya secara pribadi,” ujar Rezki.

Menanggapi keluhan soal pencurian yang marak terjadi, termasuk kasus pembobolan yang baru-baru ini dialami warga, Rizki menyatakan akan menjadikannya sebagai catatan penting.

Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak Polsek Palu Selatan agar pengawasan dan keamanan di lingkungan tersebut lebih ditingkatkan.

“Ini akan saya sampaikan ke Polsek Palu Selatan, agar pengawasan di Tatura Utara bisa lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Selain masalah keamanan, Rizki juga menyinggung soal program-program pemerintah yang dapat diakses oleh masyarakat, terutama untuk menunjang ekonomi keluarga dan kelompok usaha kecil.

Ia menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi wadah strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan secara langsung kepada wakil rakyat.

“Banyak program pemerintah yang bisa dimanfaatkan. Saya sudah menyalurkan berbagai bantuan, dan salah satu contohnya adalah tenda dan kursi yang kita gunakan hari ini. Itu adalah bantuan kepada masyarakat, yang bisa disewakan kembali untuk mendatangkan penghasilan,” jelasnya.

Politisi Partai Demokrat itu mendorong warga agar membentuk kelompok usaha produktif, sehingga bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan benar-benar dapat menunjang kemandirian ekonomi.

“Saya berharap warga bisa menyampaikan kebutuhan yang memang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga. Bantuan yang saya berikan, saya upayakan menyasar kelompok yang benar-benar ingin mandiri secara ekonomi,” tambah Rezki.

Perihal lahan kuburan yang menjadi urgensi warga setempat, Rezki menegaskan akan membawa aspirasi tersebut ke komisi DPRD dan dinas terkait.

“Sebenarnya ini bukan dalam ranah komisi saya Pak, tapi saya akan membawa aspirasi itu ke komisi dan dinas terkait untuk segera ditindaklanjut,” tegasnya.

Melalui pertemuan ini, Rizki Hardianti Ramadhani menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Palu Selatan.

Ia juga mengajak warga untuk aktif menyuarakan aspirasinya dalam setiap kesempatan reses agar pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. RIL